ringkasan tugas elearning media pembelajaran jurusan pai
Diajukan untuk memenuhi
tugas mata kuliah
Media Pembelajaran ( elearning ) ringkasan buku Drs.Rudi Susilana, M.Si. dan Cepi Riyana,M.Pd.
Dosen : Isnaini,
M.Pd.
Oleh:
Abdul rahman yudhoyono
Uin rf palembang
BAB
I
HAKIKAT
MEDIA PEMBELAJARAN
A.
PEMBELAJARAN SEBAGAI PROSES KOMUNIKASI
Pembelajaran merupakan
suatu kegiatan yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan,
keterampilan, dan nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk
belajar.
Ciri-ciri sesuatu
dikatakan sebagai hasil belajar:
• Sifatnya disadari
• Diperoleh melalui proses
• Belajar memerlukan interaksi
Karena belajar
membutuhkan interaksi maka ini menunjukan bahwa pembelajaran merupakan suatu
proses komunikasi (penyampaian pesan).
Komunikasi adalah
system yang di dalamnya terdapat komunikan, komunikator, channel, massage, feed
back serta noise/ barrier.
Faktor yang
mempengaruhi efektifitas komunikasi:
• Kemampuan bertutur, berbahasa serta
menulis
• Sikap dan pandangan penyampai pesan
pada penerima pesn
• Tingkat pengetahuan penyampai maupun
penerima pesan
• Latar belakang social, budaya dan
ekonomi
B. KEDUDUKAN MEDIA DALAM SISTEM PEMBELAJARAN
Pembelajaran dikatakan
sebagai system karena di dalamnya terdapat komponen yang saling berkait seperti
tujuan, materi, metode, media, dll.
Usaha untuk menunjang
pencapaian tujuan pembelajaran dibantu oleh penggunaan alat bantu pembelajaran
yang tepat dan sesuai karakteristik komponen penggunannya. Setelah itu guru
menentukan alat dan mengadakan evaluasi.
C. PENGERTIAN MEDIA
kata media berasal dari
bahasa latin, merupakan bentuk jamak dari ‘medium’ yang artinya perantara.
Berikut beberapa pengertian media:
• Teknologi pembawa pesan yang dapat
dimanfaatkan dalam keperluan pembelajaran (Schram, 1982).
• Sarana komunikasi dalam bentuk cetak
maupun audio visual termasuk teknologi perangkat kerasnya (National Education
Association)
• Alat perangsang bagi siswa agar
terjadi proses pembelajaran (Briggs)
Media pembelajaran
selalu punya dua unsure penting yaitu perangkat keras (hardware) dan unsure
yang dibawanya (software). Software merupakan bahan ajar sedangkan hardware
adalah alat untuk menyajikan bahan ajar tersebut.
D. MANFAAT MEDIA
Menurut Edgar Dale,
pengetahuan akan semakin abstrak bila pesan hanya disampaikan secara verbal.
Artinya siswa hanya mengetahui tentang kata tanpa tahu maknanya.
Secara umum media punya
kegunaan:
• Memperjelas pesan agar tak terlalu
verbal
• Mengatasi keterbatasan ruang, waktu,
tenaga dan indera
• Menimbulkan gairah belajar
• Memungkinkan anak belajar mandiri
• Menyamakan pengalaman dan menimbulkan
persepsi yang sama
Kontribusi media
pembelajaran menurut Kemp dan Dayton, 1985:
• Penyampaian pesan pembelajaran menjadi
lebih terstandar
• Pembelajaran lebih menarik
• Pembelajaran menjadi lebih interaktif
• Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat
diperpendek
• Kualitas pembelajaran dapat
ditingkatkan
• Dll.
BAB II
KLASIFIKASI
MEDIA PEMBELAJARAN
A. PENGELOMPOKAN MEDIA PEMBELAJARAN
Menurut bentuk
informasi yang digunakan, kita dapat memisahkan dan mengklasifikasi media menjadi
5 kelompok besar yaitu:
• Media visual diam
• Media visual gerak
• Media audio
• Media audio visual diam
• Media audio visual gerak
Berdasarkan bentuk
penyajian dan cara penyajiannya, dibedakan atas 7 klasifikasi:
• Kelompok kesatu (grafis, bahan cetak,
gambar diam)
• Kelompok kedua (media proyeksi diam)
• Kelompok ketiga (media audio)
• Kelompok keempat (media audio visual
diam)
• Kelompok kelima (film)
• Kelompok keenam (media film)
• Kelompok ketujuh (multi media)
B. KELOMPOK MEDIA
1. MEDIA GRAFIS
a. Grafik (penyajian data berangka melelui
perpaduan angka, garis dan simbol)
b. Diagram (gambaran sederhana untuk
memperlihatkan hubungan timbale balik berupa garis dan simbol)
c. Bagan (perpaduan sajian kata-kata, garis,
symbol yang merupakan ringkasan dari suatu proses)
d. Sketsa (gambaran sederhana yang melukiskan
bagian pokok dari bentuk gambar)
e. Poster (sajian komunikasi visual yang
jelas, menyolok dan menarik dalam penyampaian informasi)
f. Papan flannel (papan berlapis kain
flannel untuk menyajikan gambar yang mudah ditempel dan dilepas)
g. Bulletin board (papan biasa tanpa dilapisi
kain flanel)
2. MEDIA BAHAN CETAK
a.
Buku teks (buku tentang suatu bidang studi atau ilmu tertentu)
b.
Modul (suatu paket program yang disusun dalam bentuk tertentu)
c.
Bahan pengajaran terprogram (hamper sama dengan modul tapi disusun
dengan topic-topik kecil)
3. MEDIA GAMBAR DIAM
Yaitu media visual
berupa gambar yang dihasilkan melalui proses fotografi.
Kelemahan:
• Ukurannya terbatas, tidak efektif
untuk kelompok besar
• Perbandingan objek yang kurang tepat
akan menimbulkan salah persepsi
Kelebihan:
• Disbanding media grafis, foto lebih
konkret
• Menunjukan perbandingan yang tepat
dari objek yang sebenarnya
• Pembuatannya mudah dan harganya murah
4. MEDIA OHP DAN OHT
OHT adalah media visual
yang diproyeksikan melaluialat proyeksi yang disebut OHP.
Kelebihan:
• Dapat digunakan pada smua ukuran
ruangan kelas
• Menarik jika diberi warna
• Menjaga tatap muka dengan siswa
• Tak perlu operator khusus
Kekurangan:
• Perencanaan pembuatan dan penyajian
harus matang
• OHT dan OHP adakah bagian yang tak
terpisahkan
• Urutan OHT mudah kacau karena
merupakan urutan lepas
5. MEDIA OPAQUE PROJEKTOR
Adalah media yang
digunakan untuk memproyeksikan benda yang tak tembus pandang seperti buku,
bola, dll. Kelebihan dan kekurangan media ini hamper mirip OHT dan OHP.
6. MEDIA SLIDE
Adalah media visual
yang diproyeksikan dengan alat yang disebut proyektor slide.
Kelebihan:
• Membantu menimbulkan ingatan yang kuat
pada pesan yang disampaikan
• Merangsang minat dan perhatian siswa
• Mudah direvisi
• Penyimpanannya mudah
Kekurangan:
• Perlu penggelapan ruangan untuk
memproyeksikannya
• Pembuatannya memerlukan waktu cukup lama
• Perlu biaya yang besar
• Hanya menyajikan gambar diam
7. MEDIA FILMSTRIP
Media visual proyeksi
diam, pada dasarnya sama dengan media slide. Hanya saja filmstrip berupa
beberapa film yang saling bersambung satu sama lain.
8. MEDIA RADIO
Media audio yang
penyampaian pesannya dilakukan dengan pancaran gelombang elektromagnetik dari
suatu pemancar.
Kelebihan:
• Variasi program cukup banyak
• Sifatnya mobile
• Baik untuk mengembangkan imajinasi
siswa
• Lebih memusatkan perhatian siswa pada
kata
• Harganya relative murah
Kekurangan:
• Komunikasi satu arah
• Jika siaran monoton akan membosankan
• Program siaran tak dapat diulang-ulang
9. MEDIA PEREKAM PITA MAGNETIK
Media yang menyajikan
pesannya melalui proses perekaman kaset audio.
Kelebihan:
• Dapat diputar berulang-ulang
• Rekaman dapat dihapus dan diulang
rekam kembali
• Mengembangkan daya imajinasi siswa
• Efektif untuk pelajaran bahasa
• Penggandaan programnya mudah
Kelemahan:
• Daya jangkauan terbatas
• Biaya penggandaan alatnya lebih mahal
10. MEDIA AUDIO VISUAL DIAM
Media yang penyampaian
pesannya dapat diterima oleh idera pendengaran dan penglihatan tapi gambar yang
disajikan memiliki sedikit unsure gerak atau diam.
11. MEDIA FILM
Serangkaian gambar diam
yang meluncur secara cepat dan diproyeksikan sehingga menimbulkan kesan hidup
dan gerak.
12. MEDIA TELEVISI
Media yang menampilkan
pesan audiovisual dan gerak (sama dengan film).
13. MULTI MEDIA
System penyampaian
dengan menggunakan berbagai jenis bahan belajar yang berbentuk paket.
14. MEDIA OBJEK
Media tiga dimensi yang
menyampaikan sesuatu melalui ciri fisik objek tersebut sepertu bentuk, berat,
warna serta ukuran benda.
15. MEDIA INTERAKTIF
Siswa tidak hanya
memperhatikan objek tapi juga dituntut berinteraksi selama mengikuti
pembelajaran.
BAB
III
MENDESAIN
MEDIA PEMBELAJARAN
A. PENDAHULUAN
Media merupakan salah
satu factor penentu keberhasilan belajar. Media juga membantu memperjelas pesan
pembelajaran.
Keberhasilan penggunaan
media tidak terlepas dari bagaimana merencanakan media itu dengan baik. Aspek
yang harus diperhatikan antara lain tujuan, kondisi siswa, fasilitas yang
mendukung, waktu yang tersedia serta kemampuan guru dalam menggunakan media
secara tepat.
B. SISTEMATIKA PERENCANAAN MEDIA
1. Hakikat perencanaan media
Media yang dipergunakan
dapat diperoleh dari media yang telah dibuat oleh pihak ketiga (produsen media)
dan kita dapat langsung menggunakannya. Selain itu kita juga dapat membuat
media sendiri yang sesuai dengan kebutuhan. Disinilah letak pentingnya perencanaan.
2. Langkah-langkah perancangan media
• Identifikasi kebutuhan dan
karakteristik siswa
• Perumusan tujuan instruksional
• Perumusan butir materi yang terperinci
• Mengembangkan alat ukur keberhasilan
• Menulis naskah media
• Merumuskan instrument, tes dan revisi
C. PENULISAN NASKAH MEDIA
Naskah dalam
perencanaan program media dapat diartikan sebagai pedoman tertulis yang berisi
informasi visual, grafis dan audio sebagai acuan untuk pembuatan media tertentu.
Langkah-langkah
pembuatan naskah:
1. Menentukan ide/ gagasan
2. Pengumpulan informasi/ penelitian
3. Penulisan synopsis dan treatment
4. Penulisan naskah/ scenario
5. Pengkajian/ review
6. Revisi
7. Naskah final
BAB
IV
TEKNIK
PEMILIHAN MEDIA
A. PENDAHULUAN
Dilihat dari pengadaan
media pembelajaran, dapat dikelompokan dalam dua jenis, media yang tersedia di
lingkungan sekolah atau media yang dirancang khusus oleh produsen media
kemudian tersedia di pasaran. Yang kedua adalah media by design yaitu media
yang dibuat oleh guru atau ahli media. Kendala dari media ini yaitu memakan
waktu yang cukup lama dan perlu banyak tenaga maupun biaya. Kelebihannya, kecil
kemungkinan terjadi ketidaksesuaian antara materi yang dismpaikan dengan tujuan
pembelajarannya.
B. DASAR PERTIMBANGAN PEMILIHAN MEDIA
1. Alasan teoritis pemilihan media
Alasan pokok pemilihan
media dalam pembelajaran, karena didasari konsep pembelajaran sebagai sebuah
sistem yang di dalamnya terdapat totalitas yang terdiri dari sejumlah komponen
yang saling berkaitan.
Media juga merupakan
salah satu komponen utama dalam pembelajaran selain tujuan, materi, metode dan
evaluasi. Karena itu pemilihan media menjadi penting.
2. Alasan praktis pemilihan media
a. Media dapat digunakan sebagai alat untuk mendemonstrasikan
gagasan
b. Karena pengguna telah terbiasa menggunakan
media tersebut
c. Untuk memperjelas pesan pembelajaran
d. Media dapat membuat siswa lebih aktif
C. KRITERIA PEMILIHAN MEDIA
1. Kriteria umum pemilihan media
a. Sesuai dengan tujuan
b. Sesuai dengan materi pembelajaran
c. Sesuai dengan karakteristik pembelajaran
dan siswa
d. Sesuai dengan teori
e. Sesuai dengan gaya belajar siswa
f. Sesuai dengan kondisi lingkungan
2. Kriteria khusus pemilihan media
a. Aksesnya mudah
b. Biaya yang terjangkau
c. Penggunaan teknologi yang mudah
d. Dapat memunculkan interaksi
e. Didikung oleh yayasan atau sekolah
BAB
V
TEKNIK
PEMBUATAN MEDIA GRAFIS DAN PRESENTASI
A. PENDAHULUAN
Dilihat dari wewenang
dan interaksinya dalam pembelajaran, guru adalah orang yang paling mengetahui
tujuan pembelajaran, materi yang diajarkan serta kesulitan siswa. Disinilah
guru berperan dalam menciptakan media yang tepat dan efisien bagi siswa.
B. PEMBUATAN MEDIA GRAFIS
1. Flipchart
Sederhanannya,
flipchart adalah lembaran-lembaran kertas seperti album atau kalender dengan
ukuran 50x75 cm atau paling kecil 21x28 cm sebagai flipbook yang diikat pada
bagian atasnya setelah lembaran disusun berurut.
Kelebihannya dapat
menyajikan pesan pembelajaran secara ringkas dan praktis, dapat digunakan di
dalam maupun luar ruangan, relative
murah, dll.
2. Flashcard
Media pembelajaran
berbentuk kartu bergambar berukuran 25x30 cm. gambar-gambarnya dapat dibuat
dengan tangan atau dengan foto dengan menempelkan foto pada flipchart.
Kelebihannya mudah
dibawa, gampang dii ngat dan menyenangkan
3. Flanelgraf
Media pembelajaran yang
berupa gambar atau tulisan pada selembar kertas yang pada bagian belakangnya
dilapisi kertas ampelas sehingga akan menempel ketika dipasang pada papan
flanel. Kelebihannya gambar dapat dipindah-pindahkan, dapat disetting untuk
belajar individu maupun kelompok.
4. Bulletinboard
Papan yang digunakan
untuk mempertunjukkan contoh-contoh pekerjaan siswa, gambar atau poster dalam
bentuk 3 dimensi.
C. PEMBUATAN MEDIA PRESENTASI
1. Dasar presentasi dengan power point 2003
Microsoft power point
adalah media presentasi yang popular dan paling banyak digunakan saat ini untuk
berbagai kepentingan presentasi.
2. Prosedur pengembangan
• Identifikasi program
• Mengumpulkan materi
• Pengerjaan pembuatan slide di power
point
• Lakukan review program
• Tampilkan
BAB
VI
TEKNIK
PEMBUATAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER
A. PENDAHULUAN
Pendekatan pembelajaran
yang berbasis Information and Communication Technology atau ICT salah satunya
adalah melalui sistem modul interaktif berbasis komputer. Modul ini memberi
kesempatan pada siswa untuk belajar secara mandiri sesuai dengan percepatran
pembelajaran masing-masing.
Modul sebagai alat atau
sarana pembelajaran yang berisi meteri, metode, batasan-batasan dan cara
evaluasi yang dirancang sistematis dan menarik sehingga mencapai kompetensi
yang diharapkan. Modul manual seringkali tidak dapat memenuhi kebutuhan peserta
diklat agar mencapai kompetensi belajar secara efektif dan efisien.
Modul multimedia
interaktif merupakan sarana pembelajaran yang berisi meteri, metode,
batasan-batasan dan cara evaluasi yang dirancang sistematis dan menarik untuk
mencapai kompetensi sesuai tingkat kompleksitasnya.
Pembelajaran berbasis
ICT dapat mengatasi masalah sbb:
• Keterbatasan waktu
• Kurang tersedianya jawaban dan
komentar yang jelas dari guru karena banyaknya murid yang mengajukan pertanyaan
secara individual
• Tidak tersedianya bantuan secara
langsung dari guru terhadap permasalahan siswa terkait materi pelajaran
• Meminimalisir penjiplakan yang
dilakukan siswa saat menjawab permasalahan secara individual
• Menjembatani keterbatasan guru sebagai
pengajar
B. KARAKTERISTIK MULTIMEDIA INTERAKTIF
1. Self instructional
Melalui modul, peserta
diklat dapat belajar sendiri
2. Self contained
Seluruh materi pempelajaran
dari satu kompetensi terdapat dalam satu modul secara utuh
3. Stand alone
Modul yang dikembangkan
tidak tergantung pada bahan ajar lain atau tidak harus digunakan bersama-sama
bahan ajar lain
4. Adaptif
Modul hendaknya punya
daya adaptif tinggi terhadap ilmu dan teknologi
5. User friendly
Modul hendaknya akrab
dengan pemakainya
6. Representasi isi
Materi betul-betul
representatif untuk dijadikan bahan pembelajaran interaktif
7. Visualisasi dengan multimedia
Materi dikemas dengan
multimedia di dalamnya terdapat video, animasi, suara, teks dan gambar
8. Menggunakan variasi yang menarik
Tampilan berupa
template dibuat dengan teknologi rekayasa digital
9. Tipe pembelajaran
Mencakup pembelajaran
tutorial, simulasi, permainan dan latihan
10. Respon pembelajaran dan
penguatan
Pembelajaran interaktif
berbasis web memberikan respon terhadap stimulus yang diberikan siswa saat
mengoperasikan program
11. Dapat digunakan secara
klasikal dan individual
Dapat digunakan oleh
siswa secara individual
C. KEUNGGULAN MULTIMEDIA INTERAKTIF
1. Daya coba tinggi dan latihan
2. Menumbuhkan kreatifitas siswa
3. Visualisasi informasi
4. Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu
5. Ada stimulus-respon
6. Meningkatkan motivasi belajar peserta
diklat
7. Visualisasi relevan dengan materi
8. Unsure visual dan audio lebih dominan
daripada teks
9. Kemasan modul multimedia interaktif
D. TIM PENGEMBANG MULTIMEDIA INTERAKTIF
1. Ahli substansi
2. Ahli media instruksional
3. Ahli metode instruksional
4. Ahli computer grafis
5. Ahli pemrogram computer
BAB
VII
TEKNIK
MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN
A. PENDAHULUAN
B. TEKNIK PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN
Penggunaan media
berdasarkan tempat:
a. Penggunaan media di kelas
b. Penggunaan media di luar kelas
1. Penggunaan media tidak terprogram
• Penggunaan kaset pelajaran bahasa
inggris
• Penggunaan siaran radio untuk
pendidikan
2. Penggunaan media secara terprogram
• Penggunaan radio di SLTP terbuka
• Penggunaan E-learning di beberapa
sekolah di Indonesia
3. Variasi penggunaan media
• Media dapat digunakan secara
perorangan
• Media dapat digunakan secara
berkelompok
• Media dapat digunakan secara masal
C. PENGGUNAAN MEDIA GRAFIS
1. BAGAN
Bagan adalah kombinasi
media grafis, gambar dan fotoyang dirancang untuk memvisualisasikan secara
logis dan teratur tentang pokok bahasan/ ide.
Kegunaan bagan adalah
untuk menunjukan hubungan, keterkaitan, dan proses tertentu.
a. Jenis-jenis bagan
• Bagan pohon: visualisasinya menggambarkan
proses dari bawah menuju ke atas (akar ke batang)
• Bagan alir: menunjukan bagaimana unsur
penting dikombinasikan hingga membentuk satu produksi
• Bagan arus: mempertunjukan fungsi,
hubungan dan proses
• Bagan tabel: penyajian data dalam
bentuk tabel
b. Cara menggunakan bagan dalam pembelajaran
• Pemilihan jenis bagan
• Mempersiapkan ruang kelas
• Mempersiapkan siswa
• Mempersiapkan pertanyaan dan penugasan
yang mengaktifkan siswa
• Penggunaan bagan saat pembelajaran
langsung
2. GRAFIK
Grafik dapat diartikan
sebagai media yang mempresentasikan data dalam bentuk angka. Tujuan pembuatan
grafik adalah menunjukan perbandingan, informasi kualitatif dengan cepat dan
sederhana.
a. Jenis-jenis grafik
• Grafik garis: melukiskan kecenderungan
atau menghubungkan dua ringkasan data
• Grafik batang: panjangnya melambangkan
prosentase data dan lebarnya berukuran sama
• Grafik lingkaran: visualisasi yang
dibuat dalam bentuk lingkaran
b. Penggunaan grafik dalam pembelajaran
Grafik divisualisasikan
dengan bantuan objek berbentuk garis, batang dan gambar. Menampilkan pesan
dalam bentuk seperti ini akan lebih mudah dipahami oleh siswa.
Grafik paling baik
digunakan dalam pembelajaran adalah berupa ringkasan pelajaran setelah siswa
memperoleh informasi lain dari berbagai sumber.
3. KOMIK
Komik dapat
didefenisikan sebagai bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan menerapkan
suatu cerita dalam urutan yang erat hubungannya dengan gambar yang dirancang
untuk member hiburan pada pembaca.
Karena kesukaan
masyarakat pada komik terutama anak-anak maka itu menjadi inspirasi untuk
membuat komik pendidikan. Anak yang gemar membaca komik minimal satu buku per
bulan, sama halnya dengan membaca satu buku pelajaran dalam setiap tahunnya.
Kelebihan komik adalah
penyajiannya yang mengandung unsure visual dan cerita yang kuat. Komik
pelajaran diharapkan dapt meningkatkan minat belajar siswa sehingga akhirnya
mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
4. POSTER
Poster mampu
mempengaruhi perilaku, sikap dan tata nilai masyarakat untuk berubah atau
melakukan sesuatu karena kekuatan poster adalah lebih ditonjolkannya kekuatan
visual dan warna.
Kegunaan poster:
• Memotivasi siswa
• Peringatan terhadap suatu hal
• Pengalaman kreatif (membuat karangan
atau mencari ide dari poster yang dipajang)
Penggunaan poster dalam
pembelajaran:
• Sebagai bagian dari kegiatan belajar
mengajar
• Digunakan diluar jam pelajaran yang
bertujuan memotivasi siswa, sebagai peringatan dan ajakan untuk melakukan
sesuatu yang positif
D. PENGGUNAAN MEDIA ELEKTRONIK
1. OHP
2. Media audio
3. Multimedia projector
BAB
VIII
PENILAIAN
MEDIA PEMBELAJARAN
A. TUJUAN DAN JENIS PENILAIAN MEDIA PEMBELAJARAN
1. Tujuan penilaian media pembelajaran
Kekuatan dan kelemahan
media pembelajaran akan diketahui setelah melakukan evaluasi. Hasil evaluasi
akan menunjukan apa yang harus diperbaiki sehingga akhirnya tujuan pembelajaran
dapat tercapai.
Tujuan evaluasi media:
• Memilih media pendidikan yang akan
digunakan di kelas
• Untuk melihat prosedur suatu alat
• Untuk memeriksa apakah tujuan
penggunaan alat tersebut sudah tercapai
• Menilai kemampuan guru dalam
menggunakan media pendidikan
• Memberi informasi untuk kepentingan
administrasi
2. Jenis evaluasi media pembelajaran
Berdasarkan objek yang
dievaluasi maka evaluasi media pembelajaran terkait dengan evaluasi fungsi
media, evaluasi penggunaan media oleh guru, dan evaluasi pengelolaan.
Berdasarkan prosesnya, evaluasi media terdiri dari evaluasi formatif dan
sumatif.
B. PROSEDUR/ TAHAPAN-TAHAPAN EVALUASI MEDIA
PEMBELAJARAN
1. Evaluasi satu lawan satu
Dilaksanakan dengan
memilih dua orang atau lebih siswa yang dapat mewakili populasi target dari
media yang dibuat. Prosedurnya:
• Jelaskan pada siswa bahwa anda sedang
menguji suatu media baru dan anda ingin mengetahui reaksi mereka terhadap media
yang anda buat
• Sampaikan pada mereka, jika nanti ada
kesalahan itu karena kekurangan dari media, bukan kesalahan mereka
• Usahakan mereka bersikap relaks
• Berikan tes awal untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan mereka
• Sajikan media dan cata berapa lama
waktu yang dibutuhkan siswa untuk mempelajari media tersebut
• Berikan tes untuk mengukur
keberhasilan mereka
• Analisis informasi yang terkumpul
2. Evaluasi kelompok kecil
Dapat dicobakan pada
10-20 orang siswa untuk mewakili populasi satu sekolah. Siswa yang dipilih hendaknya
mewakili karakteristik populasi. Prosedurnya:
• Jelaskan bahwa media dalam tahap
formatif dan perlu umpan balik untuk menyempurnakannya
• Berikan tes awal untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan mereka
• Minta siswa untuk mempelajari media
itu
• Catat waktu yang dibutuhkan dan
berikan tes untuk mengetahui hasilnya
3. Evaluasi lapangan
Ini adalah tahap akhir
dari evaluasi formatif yang perlu dilakukan. Usahakan memperoleh situasi yang
mirip dengan sebenarnya. Pilih sekitar 30 orang siswa dengan berbagai
karakteristik dan sesuai dengan karakteristik populasi sasaran.
Prosedurnya:
• Pilih 30 siswa yang benar-benar mewakili
karakteristik populasi sasaran
• Jelaskan pada mereka maksud dan tujuan
tes tersebut
• Berikan tes awal untuk mengetahui
sejauh mana kemampuan mereka
• Sajikan media pada mereka
• Catat semua respon yang muncul dari
siswa
• Berikan kuesioner untuk mengetahui
pendapat mereka
• Analisis data yang diperoleh
• Atas dasar itu media diperbaiki dan
makin disempurnakan
Comments
Post a Comment